- 2017 (15)
- 2016 (58)
- 2015 (32)
-
2014
(116)
-
Desember(22)
- Ayah, Anak dan Burung Gagak
- Inilah Saat yang Kami Tunggu
- Wiro Sableng #73 : Guci Setan
- Resep Saya
- Cinta Cicak
- TEROR EKONOMI – INDIKATOR PALSU IHSG
- Teror Ekonomi – Indikator Palsu IHSG
- Ilalang dan Rumah Laba Laba
- Wiro Sableng #178 : Tabir Delapan Mayat
- Anak Penjual Kue
- Setangkai Bunga di Tebing Gunung
- Sebuah Inspirasi dari Sosok Artis Hollywood Ternam...
- Kesatria Dari Ujung Desa
- Menjelang Ujian Tengah Semester
- Wiro Sableng #73 : Guci Setan
- Eni Kusuma: Belajar adalah Hak Saya!
- Gadis Kecil Dengan Kotak Emas
- Matahari pun Tak Bosan
- Berteman dengan Kekurangan, Membangun Kepercayaan ...
- Keunggulan Utama Anda
- Wiro Sableng #7 : Tiga Setan Darah & Cambuk Api Angin
- Hinaanmu Jadikan Motivasi Untukku
- November(11)
- Oktober(10)
- September(8)
- Agustus(5)
- Juli(7)
- Juni(5)
- Mei(14)
- April(13)
- Maret(14)
- Februari(7)
-
Desember(22)
- 2009 (7)
Blog Archive
-
▼
2014
(116)
-
▼
Desember
(22)
- Ayah, Anak dan Burung Gagak
- Inilah Saat yang Kami Tunggu
- Wiro Sableng #73 : Guci Setan
- Resep Saya
- Cinta Cicak
- TEROR EKONOMI – INDIKATOR PALSU IHSG
- Teror Ekonomi – Indikator Palsu IHSG
- Ilalang dan Rumah Laba Laba
- Wiro Sableng #178 : Tabir Delapan Mayat
- Anak Penjual Kue
- Setangkai Bunga di Tebing Gunung
- Sebuah Inspirasi dari Sosok Artis Hollywood Ternam...
- Kesatria Dari Ujung Desa
- Menjelang Ujian Tengah Semester
- Wiro Sableng #73 : Guci Setan
- Eni Kusuma: Belajar adalah Hak Saya!
- Gadis Kecil Dengan Kotak Emas
- Matahari pun Tak Bosan
- Berteman dengan Kekurangan, Membangun Kepercayaan ...
- Keunggulan Utama Anda
- Wiro Sableng #7 : Tiga Setan Darah & Cambuk Api Angin
- Hinaanmu Jadikan Motivasi Untukku
-
▼
Desember
(22)
About Me
Apakah Anda Menderita Penyakit di bawah ini ?
Welcome
Pengikut
Inilah Saat yang Kami Tunggu
Inilah saat yang kami tunggu! Kami akan membuktikan bahwa matahari punya energi dahsyat.
Sejak belajar tentang matahari, kami memang penasaran. Sebab, Pak Akma selalu membuat kami tercengang ketika menyimak penjelasan tentang matahari.
Kelas kami dibagi dalam 5 kelompok. Tiap kelompok terdiri atas 4 siswa. Hari ini, kami ke luar ruang kelas. Dengan riang ria, kami berhamburan menuju lapangan yang berada dekat kelas. Jam menunjukkan pukul 09. 15. Matahari melesat sepenggal dari orbitnya. Suasana terasa cukup panas. Sesekali kami harus mengelap keringat, karena matahari memang mulai menyengat kulit.
Kami disebar agar tidak berhimpitan. Masing-maing kelompok sudah mempersiapkan bahan dan alat yang diperlukan. Bahan yang diperlukan hanya selembar kertas buku dan sesobek kapas. Sedangkan alat yang dipakai adalah kaca pembesar. Pak Akma menyebutnya suryakanta.
Kini, kami mulai beraksi.
”Ayo anak-anak kita mulai! Semua kaca pembesar diarahkan ke kertas!” Demikian aba-aba Pak Akma.
Teman-teman tampak mulai gaduh. Mereka berebut memegang kaca pembesar. Maklum, karena tidak setiap anak memegang kaca pembesar. Tiap kelompok, hanya kebagian satu kaca pembesar. Pantas mereka berebut. Keringat yang berleleran tak mereka hiraukan.
”Aku dulu!”
”Sini, coba aku yang pegang!”
”Kamu yang pegangi kertasnya!”
”Udah
... baca selengkapnya di Inilah Saat yang Kami Tunggu Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

0 komentar: