- 2017 (15)
- 2016 (58)
- 2015 (32)
-
2014
(116)
-
Desember(22)
- Ayah, Anak dan Burung Gagak
- Inilah Saat yang Kami Tunggu
- Wiro Sableng #73 : Guci Setan
- Resep Saya
- Cinta Cicak
- TEROR EKONOMI – INDIKATOR PALSU IHSG
- Teror Ekonomi – Indikator Palsu IHSG
- Ilalang dan Rumah Laba Laba
- Wiro Sableng #178 : Tabir Delapan Mayat
- Anak Penjual Kue
- Setangkai Bunga di Tebing Gunung
- Sebuah Inspirasi dari Sosok Artis Hollywood Ternam...
- Kesatria Dari Ujung Desa
- Menjelang Ujian Tengah Semester
- Wiro Sableng #73 : Guci Setan
- Eni Kusuma: Belajar adalah Hak Saya!
- Gadis Kecil Dengan Kotak Emas
- Matahari pun Tak Bosan
- Berteman dengan Kekurangan, Membangun Kepercayaan ...
- Keunggulan Utama Anda
- Wiro Sableng #7 : Tiga Setan Darah & Cambuk Api Angin
- Hinaanmu Jadikan Motivasi Untukku
- November(11)
- Oktober(10)
- September(8)
- Agustus(5)
- Juli(7)
- Juni(5)
- Mei(14)
- April(13)
- Maret(14)
- Februari(7)
-
Desember(22)
- 2009 (7)
Blog Archive
-
▼
2014
(116)
-
▼
Desember
(22)
- Ayah, Anak dan Burung Gagak
- Inilah Saat yang Kami Tunggu
- Wiro Sableng #73 : Guci Setan
- Resep Saya
- Cinta Cicak
- TEROR EKONOMI – INDIKATOR PALSU IHSG
- Teror Ekonomi – Indikator Palsu IHSG
- Ilalang dan Rumah Laba Laba
- Wiro Sableng #178 : Tabir Delapan Mayat
- Anak Penjual Kue
- Setangkai Bunga di Tebing Gunung
- Sebuah Inspirasi dari Sosok Artis Hollywood Ternam...
- Kesatria Dari Ujung Desa
- Menjelang Ujian Tengah Semester
- Wiro Sableng #73 : Guci Setan
- Eni Kusuma: Belajar adalah Hak Saya!
- Gadis Kecil Dengan Kotak Emas
- Matahari pun Tak Bosan
- Berteman dengan Kekurangan, Membangun Kepercayaan ...
- Keunggulan Utama Anda
- Wiro Sableng #7 : Tiga Setan Darah & Cambuk Api Angin
- Hinaanmu Jadikan Motivasi Untukku
-
▼
Desember
(22)
About Me
Apakah Anda Menderita Penyakit di bawah ini ?
Welcome
Pengikut
Setangkai Bunga di Tebing Gunung
Syifa Nisa Aulia, begitu nama lengkapnya. Aku memanggilnya dengan sebutan Bunda Nisa, karena Bunda telah mempunyai suami dan anak. Kehidupan keluarga Bunda begitu harmonis. Berbingkaikan cinta dan kasih sayang yang tulus serta diperindah dengan kemantapan iman mereka kepada Sang Maha Kuasa. Namun dibalik kebahagiaan yang Bunda rasakan bersama suaminya, ternyata rumah tangga mereka pernah diguncang oleh prahara rumah tangga yang membuat Bunda berkeinginan untuk bercerai dengan suaminya. Syukurnya Allah memberikan jalan untuk masalah mereka.
Setelah menamatkan S1 di FKIP Matematika, Bunda diterima menjadi guru Matematika di salah satu SMP yang ada di daerah ku. Bunda mulai mengajar di SMP tersebut pada tahun 2002. Aku menjadi murid Bunda pada tahun 2008, saat aku kelas 2 SMP. Aku senang belajar Matematika dengan Bunda. Karena Bundalah aku menyukai pelajaran yang mengerikan bagi sebagian orang ini, termasuk aku. Sejak SD, aku tidak senang belajar Matematika karena rumit dan membosankan. Tapi, ketika aku bertemu Bunda semua berubah. Bunda dengan sabar dan semangat mengajarkan ku Matem
... baca selengkapnya di Setangkai Bunga di Tebing Gunung Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

0 komentar: